Caroll Senduk: Pemkot Tomohon Punya Upaya Antisipasi Bencana Alam

Caroll Senduk: Pemkot Tomohon Punya Upaya Antisipasi Bencana Alamby Terry Realitaon.Caroll Senduk: Pemkot Tomohon Punya Upaya Antisipasi Bencana AlamTOMOHON, MEDIAREALITA.COM – Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH. diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Tomohon Drs. O. D. S. Mandagi, MAP menghadiri Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana Provinsi, bertempat di Aula lantai tiga Mall Pelayanan publik Kota Tomohon. Kamis, (16/6/2022). Dalam sambutan yang dibawakan ODS Mandagi, Wali Kota mengungkapkan, memperhatikan […]

TOMOHON, MEDIAREALITA.COM – Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH. diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Tomohon Drs. O. D. S. Mandagi, MAP menghadiri Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana Provinsi, bertempat di Aula lantai tiga Mall Pelayanan publik Kota Tomohon. Kamis, (16/6/2022).

Dalam sambutan yang dibawakan ODS Mandagi, Wali Kota mengungkapkan, memperhatikan keadaan geografis Sulawesi Utara yang masuk dalam rangkaian 3 lempeng bumi aktif dan masuk pada lingkaran cincin api dunia.

Kondisi itu, kata Wali Kota, menjadikan Sulut memiliki potensi bencana baik di daratan dan lautan.

Adapun potensi bencana yang teridentifikasi di Sulawesi Utara yaitu gempa bumi, letusan gunung api, banjir, cuaca ekstrim, kekeringan, gagal teknologi, gelombang ekstrim, tanah longsor, angin puting beliung dan gelombang laut.

“Khusus di Kota Tomohon, kita memiliki aktifitas gunung berapi yaitu gunung lokon (1579 dpl) dan gunung mahawu (1372 dpl),” terangnya.

Selain itu, lanjut Wali Kota, terdapat juga keadaan tanah yang kurang stabil pemicu longsor, pohon tumbang, kelalaian atau kerusakan aliran listrik dan bencana lainnya yang tidak terduga (non alam-covid 19).

“Keadaan ini, tentu berbeda dengan daerah lain, yang memiliki laut atau pantai, sehingga potensi bencana setiap daerah sangat beragam. Namun demikian setiap kita tidak menginginkan terjadinya bencana apapun itu,” tuturnya.

Katanya lagi, pemerintah memiliki upaya dalam memikirkan, menyiapkan dan mengantisipasi kemungkingan terjadinya bencana alam, aktifitas manusia pemicu bencana dan bencana non alam.

“Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu upaya untuk memberikan pemahaman bagi perangkat daerah dan masyarakat untuk mengetahui keadaan alam sekitar kita dan bagaimana langkah antisipatif serta mitigasi bencana,” ujarnya.

Harapannya, sosialisasi ini dapat melahirkan kemampuan menganalisa dan menyusun langkah strategis yang diperlukan dalam upaya pengurangan resiko bencana di Kota Tomohon sambil terus berdoa kepada Tuhan yang maha kuasa untuk menjaga dan melindungi Kota Tomohon, provinsi Sulawesi Utara dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami Pemerintah Kota Tomohon terus mengajak kepada kita semua untuk mendukung program dan kegiatan Pemerintah, serta mensukseskan Tomohon International Flower Festival, untuk Tomohon yang maju, berdaya saing dan sejahtera,” tutupya.

Turut hadir Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara Drs. Joi Oroh , Mewakili Pusat Fulkanologi Nitigasi Bencana Geologi Sulawesi Utara Farid dan para Peserta Sosialisasi.

banner 468x60

Author: 

Related Posts